5 sajian Indomie kreatif di Jakarta bagi para pencinta mi instan Indonesia

5 sajian Indomie kreatif di Jakarta bagi para pencinta mi instan Indonesia

(ni) Indomie bahasa 01
Beberapa masakan berbahan dasar Indomie yang disajikan di Be-Em Cafe di Jakarta Timur. (Foto: Nivell Rayda)

JAKARTA: Hidangan yang satu ini digemari kalangan mahasiswa Indonesia saat akhir bulan serta para pekerja yang tak punya banyak pilihan tempat makan selagi lembur hingga larut malam.

Namun, bagi sebagian orang, makanan yang dibungkus plastik dan penuh MSG ini bukan hanya sesuatu yang dikonsumsi saat kantong kering. Buat mereka, mi instan telah menjadi sajian sehari-hari yang dicintai karena praktis dan harganya terjangkau.

Di Indonesia sendiri tidak ada mi instan yang lebih populer dari Indomie. Saking terkenalnya merek yang pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1972 ini, "Indomie" bahkan menjadi sebutan untuk mi instan pada umumnya.

BACA: Renyah dan 'gosong' - Pisang Goreng Madu Bu Nanik laris manis dari Jakarta hingga ke luar kota

Sejak pertama kali mi instan diciptakan, orang-orang telah membuat berbagai macam kreasi sesuai dengan selera mereka masing-masing. Ada yang menyukai minya dimasak kering dan agak kenyal, ada pula yang lebih suka minya dimasak hingga basah dan lembut.

Bagi sebagain orang lain, karena bumbu yang tersedia dalam kemasan mi instan dianggap kurang mantap, mereka menambahkan sendiri irisan cabai, bawang merah atau daun bawang. Bahkan, ada orang yang menambahkan daging dan telur, baik telur mata sapi atau telur rebus, maupun telur yang dicampurkan ke dalam kuah kaldu.

Kendati demikian, tambahan-tambahan tersebut masih terbilang sederhana jika dibandingkan kreasi-kreasi unik yang disajikan beberapa restoran di Jakarta seperti burger, pizza atau omelet Indomie.

“Resepnya coba-coba saja,” kata pemilik Be-Em Cafe Melissa Liondini kepada CNA. “Kita mencoba membuat makanan yang belum pernah dilihat orang.”

(ni) Indomie bahasa 02
Interior Be-Em Cafe di Jakarta Timur. (Foto: Nivell Rayda)

Walaupun ada beberapa pelanggan yang lebih menyukai tampilan dan cita rasa asli Indomie, banyak juga yang penasaran dengan kreasi-kreasi unik yang ditawarkan restoran ini. Saat ini, sudah ribuan orang yang rela bepergian ke restoran kecil di pinggiran Jakarta ini demi mencicipi kreasi-kreasi mi instan Be-Em Cafe.

“Gara-gara menu kreasi Indomie ini, kita jadi dikenal orang,” kata Melissa.

Menurut Zaenal Abidin, seorang pencinta makanan yang sering berbagi resep melalui saluran YouTube-nya, keserbagunaan mi instan telah terbukti dengan lebih dari 20 sajian unik berbahan dasar Indomie yang telah dibuat olehnya. Ia pun kebanjiran permintaan dari pengikut-pengikutnya untuk menciptakan lebih banyak kreasi mi instan lainnya.

“Kita bisa menggunakan Indomie sebagai isian, sebagai pengganti roti atau sebagai lapisan luar. Yang penting hanya seberapa kreatif kita,” tuturnya.

BACA: Sulap sampah jadi wayang, seniman Indonesia ini bercita-cita jaga warisan budaya Nusantara

Meskipun Indomie dapat dijadikan beraneka ragam santapan, tidak banyak restoran-restoran di Jakarta yang menawarkan kreasi-kreasi unik ini. Kebanyakan dari mereka hanya menjual Indomie konvensional yang lebih digemari banyak orang.

CNA mengunjungi sejumlah restoran di Jakarta yang menyajian masakan-masakan kontemporer ini. Berikut lima hidangan unik yang kami temukan:

BURGER DENGAN "ROTI" MI INSTAN

Burger Indomie adalah salah satu menu yang menjadi ciri khas Be-Em Cafe.

(ni) Indomie bahasa 03
Burger Indomie yang disajikan di Be-Em Cafe. (Foto: Nivell Rayda)

Untuk menyiapkan hidangan ini, mi instan dimasak, lalu dibentuk menjadi tabung pipih untuk digunakan sebagai pengganti roti yang mengapit daging burger yang empuk dan diselimuti dengan saus gurih.

Mi instan yang lembut dan sedikit dibumbui ini betul-betul cocok dengan keempukan daging burger serta renyahnya mentimun dan selada, sedangkan sawi dan tomat menambahkan tekstur dan rasa dalam masakan ini.

PIZZA INDOMIE

Be-Em Cafe juga menyajikan pizza Indomie yang menggunakan mi instan yang dipanggang alih-alih roti. Sayangnya hanya satu varian yang tersedia di restoran kecil ini, yaitu pizza Indomie yang diolesi saus margarita dan ditaburi keju mozzarella.

(ni) Indomie bahasa 04
Pizza Indomie yang tersedia di Be-Em Cafe, Jakarta Timur. (Foto: Nivell Rayda)

Mi yang sudah sedikit ditaburi bumbu instan ini direbus dengan air mendidih sebelum dipanggang sampai kerenyahannya agak menyerupai roti pizza.

Akan tetapi, karena mozzarella yang digunakan tidak begitu banyak, pelanggan tidak akan mendapati serat-serat keju yang meleleh saat potongan pizza ini diangkat, ataupun rasa keju yang gurih dan menggugah selera.

KEBAB ISI MI INSTAN

Hanya di Be-Em Cafe orang bisa merasakan mi instan bercita rasa Timur Tengah. Di dalam masakan ini, Indomie goreng dibalut dengan roti pipih yang dipanggang sampai kering dan renyah, lalu ditaburi irisan daging sapi asap dan sayur-sayuran.

(ni) Indomie bahasa 05
Kebab yang berisikan mi instan di Be-Em Cafe. (Foto: Nivell Rayda)

Hidangan ini memang sama sekali tidak menyerupai "doner kebab" yang asli karena disajikan di atas mangkuk ketimbang ditutup rapat oleh lipatan roti, tetapi kombinasi mi lembut dan roti yang renyah dan gurih ini menciptakan sajian yang tak kalah nikmatnya.

MARTABAK INDOMIE

Keibar adalah sebuah jaringan restoran yang digemari anak-anak muda di pinggiran kota Jakarta karena dekornya yang menawan dan menunya yang terjangkau. Restoran ini sebenarnya lebih terkenal dengan roti bakarnya yang menawarkan rasa-rasa dan isian-isian unik mulai dari es krim dan Oreo, serta cokelat Toblerone.

Namun, tempat makan ini juga digandrungi karena menu mi instannya. Salah satu menu istimewa yang tersaji di sini adalah martabak Indomie yang telah menjadi masakan favorit para pengunjung.

(ni) Indomie bahasa 06
Martabak Indomie yang tersedia di salah satu cabang restoran Keibar di Jakarta Timur. (Foto: Nivell Rayda)

Seperti martabak pada umumnya, kreasi mi instan ini mempunyai lapisan luar yang renyah dan lapisan dalam yang lembut. Masakan ini sendiri sudah gurih dan lezat, tetapi pengunjung juga dapat memesan tambahan daging kornet dan saus mayones dengan tambahan harga yang tidak terlalu mahal.

INDOMIE SAMBAL MATAH

Restoran Akademie terletak tidak jauh dari pusat bisni Jakarta dan mempunyai interior yang nyaman dan trendi. Tak heran banyak sekali pekerja kantoran yang datang ke restoran ini untuk menikmati masakan yang praktis dengan harga yang terjangkau.

Seperti namanya yang unik, gabungan kata "akademi" dan "mie", restoran ini khusus menyajikan menu hidangan-hidangan berbahan mi.

(ni) Indomie bahasa 07
Interior restoran Akademie di Jakarta Pusat. (Foto: Nivell Rayda)

Tempat ini dulunya menawarkan bermacam-macam menu yang unik seperti Indomie "carbonara" dan Indomie "aglio e olio", tetapi pandemi COVID-19 saat ini memaksa restoran ini untuk mengurangi variasi menunya dan fokus ke masakan-masakan yang lebih banyak diminati orang.

Meskipun demikian, restoran ini masih menyajikan beberapa menu mi instan yang unik, hasil kombinasi dengan pelbagai rempah-rempah dan sambal khas Nusantara.  

Salah satunya adalah Indomie sambal matah. Sambal ini terbuat dari irisan cabai yang disirami minyak panas.

Mi goreng yang disajikan dengan irisan cabai, bawang goreng dan telur rebus setengah matang ini benar-benar cocok bagi para penggemar masakan pedas.

Hanya saja karena porsinya kecil, semangkuk mungkin tak akan cukup.

(ni) Indomie bahasa 08
Indomie goreng dengan sambal matah yang tersedia di Akademie, Jakarta Pusat. (Foto: Nivell Rayda)

Artikel ini diterjemahkan dari Bahasa Inggris.

Baca juga artikel Bahasa Indonesia yang satu ini.

Ikuti akun CNA di Facebook dan Twitter untuk membaca artikel-artikel terkini.

Source: CNA/ni(jt)

Bookmark